Seri Warna Sari Kehidupan Bersama Allah – Part 13

by | Mar 19, 2024 | 0 comments

Hari 13

Perzinahan

Shalom, hari ini saya ingin membagikan tentang perzinahan, banyak orang terikat dosa oleh kelemahan di bidang seks atau perzinahan.

Kita mau sama2 belajar kenapa seseorang bisa jatuh dalam perzinahan, bahkan tiga orang Ter ….. dalam Alkitab bisa jatuh dalam perzinahan, Daud yang alkitab berkata hatinya melekat, jatuh dalam perzinahan, Simson yang terkuat juga jatuh dalam perzinahan, Salomo yang terpintar pun jatuh dalam perzinahan.

Kenapa demikian?

Kejatuhan seorang kristen dalam perzinahan tidaklah terjadi secara tiba – tiba. Dan penyebab kejatuhannya sendiri bukan karena faktor eksternal akan tetapi lebih kepada faktor yang ada di dalam pribadi tersebut. Bahwa faktor yang membuat seseorang jatuh dalam perzinahan adalah adanya pembusukan di dalam yang tidak dengan cepat di tanggulangi.

Proses pembusukan bagaimana yang terjadi?

Untuk menjawab pertanyaan itu, kita perlu kembali kepada Firman Tuhan untuk mengerti apa yang dimaksud dengan perzinahan.

Matius 5:27-28=>Kamu telah mendengar firman: Jangan berzinah. Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya, sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya.

Kategori pertama dikatakan sebagai perzinahan fisik, sedangkan kategori kedua adalah perzinahan di hati. Memang keduanya adalah perzinahan, tapi jika kita membaca Firman Tuhan, kedua kategori tersebut bukanlah akar yang sebenarnya dari perzinahan. Dimanakah akar yang sebenarnya?

Mazmur 73:27 =>Sebab sesungguhnya, siapa yang jauh dari pada-Mu akan binasa; Kaubinasakan semua orang, yang berzinah dengan meninggalkan Engkau.

Ayat ini sungguh mengagetkan. Ternyata perzinahan di mata Tuhan tidak berarti harus ada perzinahan di hati ataupun secara fisik. Tetapi dimata Tuhan, orang yang sudah meninggalkan Tuhan dan jauh daripadaNya sudah dilihat sebagai orang yang berzinah.

Perzinahan secara rohani inilah akar dari segala – galanya. Jadi sekarang kita mengerti mengapa orang kristen bisa jatuh dalam perzinahan secara fisik? Sebab mereka telah mengalami perzinahan secara rohani terlebih dahulu.

Perzinahan rohani ini yang membuat hati kita tercemar, kalau sudah hati kita berzinah maka perzinahan secara fisik tinggal tunggu waktunya.
Kepada orang – orang farisi Yesus menyebut mereka sebagai angkatan yang jahat dan tidak setia, dalam terjemahan lain kata tidak setia itu disebut sebagai adulterous atau pezinah.

Jika kita hidup jauh dari Tuhan, maka secara rohani kita telah berzinah, pada saat itulah akan diikuti dengan perzinahan di hati, perzinahan di hati yang tidak diakui melalui pertobatan, akan membawa kita pada perzinahan secara fisik.

Jadi sumber segala sesuatunya adalah hati kita. Hati yang jauh dari Tuhan akan mudah tercemar. Sebab hati yang jauh dari Tuhan, sebenarnya hati yang telah tertarik bahkan telah jatuh cinta dengan sesuatu yang lain.

Ini adalah persoalan yang mendasar yang dihadapi gereja hari hari ini. Ada begitu banyak orang kristen yang hidup dalam gereja, tapi sebenarnya hati dan hidup mereka jauh dari Tuhan. Secara fisik mereka di gereja, bahkan melayani Tuhan, tapi hatinya tidak lagi jatuh cinta dengan Tuhan Yesus. Mereka tidak dipenuhi gairah kepada Yesus, bahkan banyak pendeta yang melayani hanya karena dorongan profesi bukan karena mereka dibakar oleh kobaran cinta yang dasyat kepada Yesus.Sebagian beribadah karena ada sesuatu yang mereka inginkan dari Tuhan , tidak salah sih minta ke Tuhan, tapi biasanya mereka sampai di satu titik dimana berkat Tuhan menjadi sasaran utama fokusnya bukan pada Pribadi Tuhan.

Bagaiimana kita tahu kalau hati kita jauh dari Tuhan? Sederhana sekali, apakah kita memberi waktu yang utama untuk bersekutu intim dengan Tuhan, berjalan dengan Dia, bicara dari hati ke hati dengan Roh-Nya, tinggal dalam hadirat-Nya?

Ataukah kita menjalani suatu kehidupan agamawi yang melakukan ibadah, pelayanan sebagai sebuah kegiatan sama seperti kegiatan sosial. Kita tidak pernah memiliki hati yang berkobar, berdebar2 ketika tiba waktunya beribadah dan nelayani. Tidak ada jeterlibatan hati lagi dalam ibadah dan pelayanan, maka sesungguhnya kita sedang berzinah, najis yang kita lakukan dan memuakkan hati Allah.

Saya dan istri seringkali diberitahu akan dititipi cucu karena mama papanya ada kegiatan seharian. Hati kami berdebar2, penuh suka cita, semua disiapkan dari buah kesenangannya, makanan, camilan, mainan tidak ada yang tidak ‘sempurna’ yang harus kami siapkan. Bahkan sering kami terbangun mengingat esok mau kedatangan cucu yang melekat dan begitu dalam kami cintai.

Itulah soal cinta, apa yang sebenarnya melekat di hati kita. Seharusnya kita akan lebih dahsyat lagi setiap saat kita bertemu Allah. Allah yang sudah begitu besar cinta-Nya, kitapun harus mencintai dengan sepenuh2nya. Hingga terlihat dengan keseriusan kita, kecermatan kita, persiapan2 kita, dan kebulatan hati kita. Saya akan memilih hanya kalau ada Allah, tanpa Allah saya memilih menunggu, atau tidak sama sekali. Karena Allah-lah satu2nya yang saya rindukan dalam hidup saya, kegiatan, ibadah dan pelayanan saya.

Tuhan Yesus memberkati.

Amin.

Artikel Terkait

Seri Warna Sari Kehidupan Bersama Allah – Part 25

Seri Warna Sari Kehidupan Bersama Allah – Part 25

Hari 25 Jubah Kesulungan (5) Cara untuk memperoleh anugerah Jubah Kesulungan berikutnya adalah : 2.Mendapatkan impartasi dari orang lain. Kita bisa baca di Kejadian 27:1-46 disitu diceritakan bahwa Yakub menipu Ishak. Sebelum kejadian 27 Esau sudah menjual hak...

Seri Warna Sari Kehidupan Bersama Allah – Part 24

Seri Warna Sari Kehidupan Bersama Allah – Part 24

Hari 24 Jubah Kesulungan (4) Shalom hari ini kita akan membahas bagaimana cara kita memperoleh Jubah Kesulungan? Beberapa yang kita temukan didalam Alkitab : 1. Mendapatkan langsung dari Tuhan. Orang-orang tertentudalam proses hidupnya dengan Tuhan, mereka mendapatkan...

Seri Warna Sari Kehidupan Bersama Allah – Part 23

Seri Warna Sari Kehidupan Bersama Allah – Part 23

Hari 23 Jubah Kesulungan (3). Bagaimana Tuhan menginginkan sikap yang benar terkait dengan perkara rohani 'Jubah Kesulungan' ini terlihat dalam peristiwa setelah kebanhkitan-Nya ketika Tuhan menemui 2 murid-Nya dalam perjalanan ke Emaus diLukas 24:28-29.Tuhan...

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *