II, ST2

Buku Saat teduh 2 Bagian 6 – Part 40

by | Feb 3, 2024 | 0 comments

Hari 41

Belajar mendengar dan memperhatikan  suara Tuhan, memperhatikan setiap waktu yang berlalu dengan seksama, agar dapat mengikuti tuntunan Tuhan setiap kesempatan.

Pengkhotbah 3:11 (TB)  Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka. Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir.

Kehidupan manusia itu jika dibandingkan dengan kekekalan mungkin hanya seperti seorang musafir yang berhenti minum kopi di kedai. Meski sekejap namun apa yang dilakukannya di bumi inilah yang menentukan siapa dirinya dalam kekekalan. Sayang sekali banyak manusia yang melihat kehidupan di bumi ini sebagai seluruh eksistensi manusia, maka manusia akan melakukan apa saja untuk memperoleh dan mempertahankan kesenangan, keinginannya. Manusia lupa bahwa dirinya adalah makhluk yang diciptakan dengan jiwa dan roh yang kekal, hanya tubuhnya yang fana.

Apakah yang Tuhan ajarkan pada kita, Allah akan membuat segala sesuatu indah pada waktunya, meski manusia terbatas yang tidak mampu memahami seluruh pekerjaan Allah dalam kehidupan. Tetapi Allah memberikan kekekalan dalam hati manusia untuk bisa menangkap maksud Tuhan. Allah menaruh sebuah hasrat kerinduan yang dalam di hati manusia yang hanya bisa diisi oleh Allah sendiri. Manusia akan terus gelisah sampai mereka menempatkan Allah sebagai Tuhan, Tuan, Pemilik dalam hidupnya dan dirinya hanyalah hamba saja.

Saudaraku terkasih, terlebih bagi orang2 percaya yang didalam diri kita sudah diutus Roh Kudus untuk menjadi Penolong kita. Maka kita akan senantiasa bisa berkomunikasi dan menangkap maksud Allah dalam berbagai peristiwa dalam kehidupan. Dalam persekutuan dengan Roh Kudus saat suatu peristiwa terjadi maka kita bisa menangkap dengan tepat maksud Tuhan dibalik peristiwa itu, hingga membuat kita semakin diubah menjadi serupa Kristus. Karena Allah Bapa kita begitu serius dan bersungguh2 memanfaatkan waktu yang oendek di bumi ini untuk membentuk anak2-Nya memiliki karakter Kristus.

Cerita berikut kiranya menolong kita memahaminya.

Sadarkah bahwa Anda ,memiliki rekening bank yang disetori 86.400 dollar setiap pagi. Namun akun tersebut tidak bisa menumpukkan saldo dari hari ke hari, karena Anda tidak bisa menyimpan saldo tunai, karena setiap malam secara otomatis akan menghapuskan seberapa pun dari jumlah yang gagal Anda gunakan sepanjang hari itu. Kalau demikian apa yang seharusnya kamu lakukan? Keluarkan dan pergunakan semaksimal mungkin setiap dolarnya setiap hari! Saudaraku, ternyata kita semua memiliki rekening bank seperti itu. Namanya adalah Waktu. Setiap pagi, Tuhan memberi Anda kredit dengan 86.400 detik. Setiap malam berapapun yang tidak dipergunakan dicatat sebagai hilang, kapan pun Anda gagal menggunakan dengan bijak. Demikian akan terus terjadi dari hari ke hari. Hal ini menjadikan Anda tidak pernah bisa menyimpan waktu untuk digunakan pada hari yang lain, Anda tidak dapat meminjam atau menggunakan lebih banyak waktu dari yang Anda miliki. Setiap pagi hari, akun mulai segar. Namun setiap malam, otomatis menghapuskan waktu yang tidak digunakan. Jika Anda gagal menggunakan deposit hari itu, itu adalah kerugian Anda dan Anda tidak dapat meminta untuk mendapatkannya kembali.

Tidak pernah ada waktu simpanan atau pinjaman. Anda juga tidak dapat meminjam waktu orang lain. Waktu yang Anda miliki adalah waktu yang Anda miliki dan itu saja. Manajemen waktu adalah milik Anda untuk memutuskan bagaimana Anda menghabiskan waktu, seperti halnya mengatur uang Anda, Anda sendiri yang memutuskan bagaimana Anda menghabiskan uang itu. Banyak diantara kita mengeluh karena tidak pernah memiliki cukup waktu untuk melakukan sesuatu, tetapi masalah sebenarnya adalah apakah kita ingin benar2 melakukannya dan di mana mereka berada dalam prioritas kita.”

Saudaraku terkasih, yang penting kita lakukan akan selalu ada di waktu yang tepat, tempat yang tepat dengan kapasitas yang tepat serta bersama2 dengan teman2 yang tepat. Meskipun kita tidak pernah tahu kapan hal itu akan terjadi. Disinilah keberuntungan kita memiliki kehadiran Roh Allah didalam diri kita. Karena Roh Allah akan menyampaikan hal2 di masa depan, sesuatu yang tidak kita ketahui, bahkan hal2 yang tersembunyi. Sehingga kita akan berada di tempat, waktu, kapasitas dan teman yang tepat. Marilah saudaraku, secara bersamaan kita terus mengembangkan kapasitas kita semaksimal mungkin, dengan terus menanti2kan petunjuk Tuhan.

Jangan pernah membuang waktu yang telah tersedia setiap hari dengan sia2, karena hanya waktu yang terus berjalan maju dan tidak bisa dibalikkan kembali. Marilah kita hidup seolah hari ini hari terakhir kita, karena kita memang tidak pernah tahu kapan kesempatan kita harus mengakhiri hidup kita di bumi ini.

Tetap semangat, Tuhan Yesus memberkati.

hkw

Artikel Terkait

Seri Warna Sari Kehidupan Bersama Allah – Part 25

Seri Warna Sari Kehidupan Bersama Allah – Part 25

Hari 25 Jubah Kesulungan (5) Cara untuk memperoleh anugerah Jubah Kesulungan berikutnya adalah : 2.Mendapatkan impartasi dari orang lain. Kita bisa baca di Kejadian 27:1-46 disitu diceritakan bahwa Yakub menipu Ishak. Sebelum kejadian 27 Esau sudah menjual hak...

Seri Warna Sari Kehidupan Bersama Allah – Part 18

Seri Warna Sari Kehidupan Bersama Allah – Part 18

Hari 18 Mengapa kita perlu Roh Tuhan dalam hidup kita? Kejadian 1:1-4 => Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi. Bumi belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya, dan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air. Berfirmanlah Allah:...

Seri Warna Sari Kehidupan Bersama Allah – Part 16

Seri Warna Sari Kehidupan Bersama Allah – Part 16

Hari 16 Perang Rohani (3) bagian terakhir. Struktur Alam Roh. Kita mesti serius dengan apa yang Tuhan kehendaki, kita harus kerjakan juga dengan penuh tanggung jawab dan kesungguhan. Ini menyangkut banyak hal. Adam melakukan satu tindakan, ia melanggar yang Tuhan...

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *