II, ST2

Buku Saat teduh 2 Bagian 6 – Part 16

by | Feb 3, 2024 | 0 comments

Hari 16

Mengasihi Allah dengan segenap hati.

Matius 22:37-38 (TB)  Jawab Yesus kepadanya: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. 

Itulah hukum yang terutama dan yang pertama.

Allah menyetarakan hubungan kita dengan-Nya seperti sebuah pernikahan, suatu komitmen yang dengan penuh kesadaran diambil untuk komitmen seumur hidup. Ini berbeda dengan hubungan diluar pernikahan yang bersifat temporer dan bisa menyembunyikan banyak hal sebagai ruang2 pribadi, yang hal itu tidak bisa dilakukan lagi dalam pernikahan. Pasangan kitalah yang dalam 24 jam 7 hari terus bersama kita, meski secara fisik tidak di tempat yang sama.

Satu ciri mengasihi Allah yang benar adalah dengan segenap hati, segenap akal budi dan segenap kekuatan dan itu lah hukumnyang pertama. Sebagaimana cara Allah menunjukkan kasih-Nya dengan mempercayakan seluruh otoritas-Nya untuk dilakukan manusia sebagi mandataris Allah. Bahkan ketika manusia gagal, untuk memulihkan posisi manusia sebagai gambar dan citra Allah, Bapa mengorbankan anak-Nya yang tunggal bagi manusia. Dan saat ini mengutus Roh-Nya tinggal didalam diri manusia. Cara mengasihi yang begitu total, utuh, penuh komitmen serta kekal. Allah tidak pernah main2 dan serampangan, tetapi sangat serius dalam berkomitmen membangun hubungan dengan manusia.

Kisah berikut kiranya membuka pengertian kita lebih dalam 

Seorang anak laki-laki dan perempuan sedang bermain bersama. Bocah itu memiliki koleksi kelereng yang indah. Gadis itu membawa beberapa permen. Bocah itu menawarkan untuk memberikan gadis itu kelereng dengan imbalan seluruh permennya. Gadis itu setuju. Bocah itu memberikan semua kelereng kepada gadis itu, tetapi diam-diam menyimpan marmer terbesar dan terindah untuk dirinya sendiri. Gadis itu memberinya semua permennya seperti yang dia janjikan. Malam itu, gadis tulus itu tidur dengan tenang. Tapi bocah itu tidak bisa tidur karena dia terus bertanya-tanya apakah gadis itu menyembunyikan permen yang lebih enak darinya seperti dia menyembunyikan kelereng terbaiknya.

Saudaraku terkasih,

jika kita tidak memberi seratus persen dalam  hubungan kita dengan Allah, maka kita akan selalu ragu, khawatir dan cemas bahkan curiga kepada Allah. Ini yang menyebabkan iman kita tidak bertumbuh dan doa2 kita tidak dijawab, karena orang yang bimbang hati itu seperti gelombang laut yang terbawa kesana kemari tanpa hasil. Ketika kita mengenal Allah Bapa dengan benar maka kita akan mengerti bahwa kasih-Nya penuh dan utuh, sehingga kita bisa hidup dengan tenang dan sukacita menghadapi apapun sepanjang perjalanan kehidupan kita di bumi ini. Karena kita adalah mempelai Kristus, yang akan terus dibentuk dan dijaga untuk menjadi tidak bercacat dan bercela saat kita bertemu dalam pelaminan kelak di sorga.

Tuhan betapa kami bersyukur untuk kasih dan cinta-Mu, ajari kami bisa membalas segenap kasih-Mu sepenuh2 hati, jiwa dan kekuatan kami.

Tuhan Yesus memberkati.

hkw

Artikel Terkait

Seri Warna Sari Kehidupan Bersama Allah – Part 25

Seri Warna Sari Kehidupan Bersama Allah – Part 25

Hari 25 Jubah Kesulungan (5) Cara untuk memperoleh anugerah Jubah Kesulungan berikutnya adalah : 2.Mendapatkan impartasi dari orang lain. Kita bisa baca di Kejadian 27:1-46 disitu diceritakan bahwa Yakub menipu Ishak. Sebelum kejadian 27 Esau sudah menjual hak...

Seri Warna Sari Kehidupan Bersama Allah – Part 18

Seri Warna Sari Kehidupan Bersama Allah – Part 18

Hari 18 Mengapa kita perlu Roh Tuhan dalam hidup kita? Kejadian 1:1-4 => Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi. Bumi belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya, dan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air. Berfirmanlah Allah:...

Seri Warna Sari Kehidupan Bersama Allah – Part 16

Seri Warna Sari Kehidupan Bersama Allah – Part 16

Hari 16 Perang Rohani (3) bagian terakhir. Struktur Alam Roh. Kita mesti serius dengan apa yang Tuhan kehendaki, kita harus kerjakan juga dengan penuh tanggung jawab dan kesungguhan. Ini menyangkut banyak hal. Adam melakukan satu tindakan, ia melanggar yang Tuhan...

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *