III, ST1

Buku Saat teduh 1 Bagian 5 – Part 46

by | Feb 1, 2024 | 0 comments

Hari 46

Hasrat (hawa nafsu) pikiran.

Efesus 2:3 (TB)  Sebenarnya dahulu kami semua juga terhitung di antara mereka, ketika kami hidup di dalam hawa nafsu daging dan menuruti kehendak daging dan pikiran kami yang jahat. Pada dasarnya kami adalah orang-orang yang harus dimurkai, sama seperti mereka yang lain. 

Firman pagi ini membedakan dengan jelas antara hawa nafsu daging dengan hawa nafsu pikiran. Kata pikiran dalam bahasa Yunani adalah ‘dianoia’, yang memiliki arti kecerdasan jiwa (akal budi). Sedangkan daging digunakan kata ‘sarx’ yang berarti fisik jasmani berkonotasi kelemahan dan dosa. Disini Paulus dalam terang Roh Kudus memperingatkan untuk menjauhkan hawa nafsu kedagingan yang berperang dengan keinginan jiwa.

Tetapi saat berbagai isi pikiran adalah hasrat yang penuh nafsu, itu akan menguatkan (menyetujui) hawa nafsu daging yang berujung kehancuran oleh dosa, Yak 1:14-15 : manusia dicobai oleh keinginannya sendiri, ia terpikat dan terikat olehnya (nafsu), bila dituruti menjadi dosa dan berujung maut.

Urutannya, tubuh (daging) adalah sumber segala informasi dikuasai dosa, iblis punya seluruh akses aktifitas tubuh. Sehingga kecenderungan input dari tubuh adalah hal2 penuh nafsu apa yang kita lihat, dengar, lakukan. Input diterima pikiran, yang tentunya juga akan cenderung menghasilkan pikiran (hasrat) penuh nafsu. Perhatikan, bahwa pemikiran nafsu ini bisa muncul dari hasil input panca indera (tubuh), tetapi juga dari pengaruh penalaran, kehidupan orang lain dan tentunya bisa dicangkokkan oleh iblis sendiri baik melalui tubuh atau langsung ke pikiran kita. Ingat apa yang dikatakan Petrus saat menghalang2i rencana Allah, Mark 8:33.

Saudaraku terkasih, karenanya kita harus terus waspada melihat pikiran sebagai medan peperangan. Pikran bisa datang dari stimulasi panca indera (tubuh), ide2 yang muncul dari jiwa (memori, perasaan, kehendak) tetapi bisa juga mengalir dari sistem kepercayaan yang tertanam dalam hati. Ingatlah 2 Kor 10:5, kita harus berjuang menawan setiap pikiran sampai itu selaras dengan pengajaran dari Kristus.

Saudara terkasih, kalau kita mencoba mengurutkannya maka yang harus terjadi dalam melawan kuasa dosa dalam daging dan pikiran kita adalah :

  1. Pertobatan, yaitu saat kita menerima anugerah keselamatan dan menerima kehadiran Roh Kudus dalam hati kita.
  2. Roh Kudus menghidupkan dan ‘mengerami’ menyiapkan bahan2 dari dalam hati untuk dipakai Allah bagi rancangan-Nya.
  3. Kita harus berjuang dengan haus dan lapar menerima Firman, dari Logos menjadi Rhema. Melalui membaca, mendengar, memperhatikan, dengan hasrat dan kerinduan.
  4. Firman akan masuk kedalam hati kita membangun sistem kepercayaan baru sesuai Firman. Ingat kuasa Roh Kudus sudah mendahului bejerja menyiapkan isi hati kita.
  5. Maka kuasa Roh Kudus dengan Firman akan mengalir keluar melalui perkatakan dan perbuatan untuk mewujudkan kehendak Allah.

Bila ke-5 hal itu terjadi, pada kenyataannya kita sedang menghidupi manusia baru (roh) meninggalkan manusia lama (daging).

Kunci mengendalikan pikiran sama sekali bukan kekuatan manusia, tetapi kuasa Roh Kudus dan Firman yang kita muliakan, hadirat dan kuasa Allah didalam diri kita itulah yang akan mengalir keluar menggunakan lidah bibir dan tubuh kita bagi rancangan Allah.

Alangkah mulia dan hebatnya kesempatan yang diberikan Tuhan didalam dan melalui hidup kita perkara2 surgawi, karya Tritunggal Allah Maha Kudus itu terjadi didalam dan melalui hidup kita.

Saudaraku terkasih, jangan biarkan kesempatan mulia ini kita gadaikan dengan mengikuti hawa nafsu daging, yang hanya akan memberi kesenangan sementara dan semu yang berujung dosa dan menggelincirkan kita kepada maut.

Tetap kuat dan setia dalam memenangkan peperangan dalam pikiran kita.

Tuhan Yesus memberkati.

hkw

Artikel Terkait

Seri Warna Sari Kehidupan Bersama Allah – Part 21

Seri Warna Sari Kehidupan Bersama Allah – Part 21

Hari 21 Jubah kesulungan (1) Shalom semua, hari ini dan beberapa hari kedepan kita akan sharing tentang jubah kesulungan.. 2 Raja – raja 2:9-15 => 9. Dan sesudah mereka sampai di seberang, berkatalah Elia kepada Elisa: “Mintalah apa yang hendak kulakukan kepadamu,...

Seri Warna Sari Kehidupan Bersama Allah – Part 13

Seri Warna Sari Kehidupan Bersama Allah – Part 13

Hari 13 Perzinahan Shalom, hari ini saya ingin membagikan tentang perzinahan, banyak orang terikat dosa oleh kelemahan di bidang seks atau perzinahan. Kita mau sama2 belajar kenapa seseorang bisa jatuh dalam perzinahan, bahkan tiga orang Ter ….. dalam Alkitab bisa...

Seri Warna Sari Kehidupan Bersama Allah – Part 3

Seri Warna Sari Kehidupan Bersama Allah – Part 3

Hari 3 SAYAP Shalom, puji Tuhan, hari ini saya mau berbagi tentang sebuah teguran Tuhan untuk saya, yaitu tentang sayap, dalamAmsal 1:17 => Sebab percumalah jaring dibentangkan di depan mata segala yang bersayap,Dikatakan “segala yang bersayap” itu, tidak bisa...

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *