III, ST1

Buku Saat teduh 1 Bagian 5 – Part 44

by | Feb 1, 2024 | 0 comments

Hari 44

III. Nafsu.

Bagaimana nafsu merusak tubuh dan keturunan.

Galatia 6:8a (TB)  

Sebab barangsiapa menabur dalam dagingnya, ia akan menuai kebinasaan dari dagingnya,

Keseimbangan tubuh dijaga dengan bekerjanya hormon2 dalam tubuh kita. Hormon adalah kurir kimia yang dibentuk dalam satu jaringan untuk mempengaruhi jaringan/organ lain. Ada hormon yang juga akan mempengaruhi produksi hormon2 lain. Semua peran utama dalam tubuh seperti metabolisme, pertumbuhan, perkembangan, keseimbangan air dan elektrolit, reproduksi bahkan perilaku diatur oleh hormon. Sehingga munculnya stres yang mengganggu keseimbangan hormon akan secara langsung merusak sistem2 dalam tubuh.

Hubungan antara nafsu dan kemarahan.

Nafsu dan amarah seperti ‘saudara kembar’. Seorang yang memiliki karakter pemarah akan memiliki nafsu yang besar, demikian sebaliknya orang yang bernafsu juga akan pemarah.

Ada penjelasan hubungan keduanya secara biologis. Sistim Saraf Pusat manusia memiliki pusat imbalan yang terkait dengan nukleus lateral. Ketika diberikan stimulasi ringan akan memproduksi rasa sejahtera dan kelegaan. Tetapi kalau stimulasi itu berlebihan akan menghasilkan kemurkaan.  Nafsu yang ingin kita hilangkan/perangi adalah hasrat yang berlebihan, tidak terkendali dan mementingkan diri sendiri. Nafsu ini diekspresikan dalam tindakan nafsu atau amarah.

Peringatan sangat keras dari Tuhan Yesus.

Menghadapi nafsu, inilah peringatan keras Kristus, Mat 5:27-30. Bagi Yesus lebih baik seorang pria mencungkil mata kanannya dan memotong tangan kanannya dari pada diam2 bernafsu pada seorang wanita dalam hatinya. Mengapa Tuhan sangat keras perintah-Nya menghadapi nafsu ? Lihatlah yang terjadi di Taman Eden, Adam dan Hawa tidak mengerti konsekuensi yang begitu besar sampai seluruh keturunannya mengalami kejatuhan dan kutuk sebagai akibat dari menyerah pada nafsu dan keinginannya. Karena itu perintah ini sangat keras, cungkil dan potong adalah perintah yang tidak ada yang menggambarkan kerasnya agar para murid Kristus menyadari betapa dalam dan merusaknya kehancuran yang dihasilkan dari efek mengikuti nafsu ini.

Ketika orang selesai melampiaskan nafsunya, ia tidak berpikir kalau masalahnya tidak berhenti disitu. Aksi barbar itu justru permulaan masuk kedalam lobang penderitaan dan ikatan dosa bergulung-gulung yang akan menimpanya bersama seluruh keturunannya. 

Saudaraku, nafsu memang datangnya melalui mata dan tangan tetapi asalnya dimulai dari pikiran yang meluap dari hati yang kotor yang tidak dipenuhi kebenaran2 Firman. Manusia hanya bisa mengendalikannya ketika seseorang mengubah sistem kepercayaan dalam hatinya. Sehingga yang meluap keluar adalah pengendalian diri.

Tentu perintah Tuhan Yesus bukan mencukil dan memotong secara harafiah, tetapi sebuah peringatan paling keras bahwa kita tidak boleh meremehkan apa yang kita pandang atau pikir “kenikmatan yang tidak berbahaya” saat mengumbar nafsu.

Saudaraku terkasih, tidak ada yang bisa mengendalikan hati manusia yang telah berisi sitem kepercayaan dosa. Satu2nya cara adalah dengan berjuang mengisinya dengan kebenaran Firman terus-menerus setelah kita bertobat dan menerima Roh Kudus. Hanya ketika iman bertumbuh membentuk sistem kepercayaan baru, maka sistem kepercayaan lama akan jengah dan akan terkikis habis ketika kita tidak menjadi jemu dan lemah. Perang ini akan terus berkobar seumur hidup kita, dan kita tidak bisa menolak atau bersikap netral atasnya. Karena kalau itu kita lakukan, akan menjadi saat2 kita menjadi lemah. Iblis akan punya banyak momentum makin menguasai kita melalui nafsu ini.

Karenanya terus penuhi hati kita dengan kebenaran Firman, berdoa dalam Roh, dan masuklah dalam hadirat Allah setiap waktu. Agar kita terus menjaga hati kita, sebagai sumber kehidupan.

Tuhan Yesus memberkati.

hkw

Artikel Terkait

Seri Warna Sari Kehidupan Bersama Allah – Part 21

Seri Warna Sari Kehidupan Bersama Allah – Part 21

Hari 21 Jubah kesulungan (1) Shalom semua, hari ini dan beberapa hari kedepan kita akan sharing tentang jubah kesulungan.. 2 Raja – raja 2:9-15 => 9. Dan sesudah mereka sampai di seberang, berkatalah Elia kepada Elisa: “Mintalah apa yang hendak kulakukan kepadamu,...

Seri Warna Sari Kehidupan Bersama Allah – Part 13

Seri Warna Sari Kehidupan Bersama Allah – Part 13

Hari 13 Perzinahan Shalom, hari ini saya ingin membagikan tentang perzinahan, banyak orang terikat dosa oleh kelemahan di bidang seks atau perzinahan. Kita mau sama2 belajar kenapa seseorang bisa jatuh dalam perzinahan, bahkan tiga orang Ter ….. dalam Alkitab bisa...

Seri Warna Sari Kehidupan Bersama Allah – Part 3

Seri Warna Sari Kehidupan Bersama Allah – Part 3

Hari 3 SAYAP Shalom, puji Tuhan, hari ini saya mau berbagi tentang sebuah teguran Tuhan untuk saya, yaitu tentang sayap, dalamAmsal 1:17 => Sebab percumalah jaring dibentangkan di depan mata segala yang bersayap,Dikatakan “segala yang bersayap” itu, tidak bisa...

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *