II, ST1

Buku Saat teduh 1 Bagian 5 – Part 36

by | Feb 1, 2024 | 0 comments

Hari 36

II. Rasa bersalah.

1. Kelahiran kembali : kualitas yang dihasilkan KEAMANAN.

Yohanes 3:5-7 (TB)  Jawab Yesus: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah.

Apa yang dilahirkan dari daging, adalah daging, dan apa yang dilahirkan dari Roh, adalah roh.

Janganlah engkau heran, karena Aku berkata kepadamu: Kamu harus dilahirkan kembali.

Kehidupan manusia dalam penciptaan Adam diawali bukan saat tubuhnya dibentuk, tetapi seketika nafas Allah ditiupkan padanya, Kej 2:7. Sehingga esensi manusia adalah rohnya, bukan jiwa apalagi fisiknya. Dan realita kejatuhan Adam dalam dosa telah membawa konsekuensi manusia terusir dari Taman Eden, hidup terpisah dengan Allah turun-temurun. Rohnya mati terputus persekutuan dengan Allah yang adalah Roh. Semua manusia yang hidup di bumi ini mati ‘manusia roh’-nya dan menuju kematian kekal, Rom 3:23 ;6:23. Sehingga satu2nya cara untuk hidup kembali ‘esensi hidup’ nya adalah melalui kelahiran kembali.

Kelahiran kembali adalah suatu tindakan supranatural Allah yang dilakukan di dalam kita oleh kuasa Roh Kudus, penjelasan itu disampaikan sendiri oleh Kristus di Yoh 3. Kelahiran baru itu terjadi ketika kita mengaku dengan mulut kita bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan kita dan percaya dalam hati bahwa Allah telah membangkitkan Yesus dari antara orang mati, Rom 10:9-10.

Simbol pemulihan ini juga terjadi saat bangsa Israel menentang Allah di Bil 21:4-9. Hanya mereka yang bertobat, memohon kesembuhan dan memandang pada ular tembaga yang digantung di tiang kayu, akan hidup kembali. Itulah simbol kehidupan yang diperoleh didalam Kristus melalui kelahiran kembali. Hanya didalam Kristus manusia bisa dihidupkan kembali kematian rohnya. Karena yang lahir dari Roh saja yang adalah roh, Yoh 3:5-6.

Saudaraku, perasaan bersalah akan menyertai semua dosa, dan semua manusia berdosa. Hanya kelahiran kembali akan memberikan keamanan, oleh karena kesalahan itu telah diakhiri. Kita tidak lagi mati tetapi hidup, bukan lagi hidup dalam kedagingan tetapi bisa melangkah hidup baru dalam roh. Sebuah kabar kesukaan yang membuat kita merasa aman dan tenteram dalam melanjutkan kehidupan ini kembali.

Penerapan pribadi :

apakah saya telah mengalami kelahiran kembali, melalui anugerah keselamatan dalam Kristus ?

apakah momentum kelahiran kembali saya menjadi waktu yang paling istimewa dalam kehidupan pribadi saya ?

apakah saya merasakan KEAMANAN tanpa ketakutan dan rasa bersalah yang menghantui, ketika saya mengingat Kristus telah mati dan menyediakan keselamatan bagi saya.

Saudaraku terkasih, kelahiran kembali adalah seperti penanaman benih Illahi yang akan bertumbuh dan berbuah melalui, air, sinar matahari, peluh serta darah perjuangan dalam ketaatan dan kesetiaan di dunia ini. Kita tidak berhenti dalam kelahiran kembali, tetapi melanjutkan mewujudkan karakter2 yang diajarkan Kristus selanjutnya.

Tuhan Yesus memberkati.

hkw

Artikel Terkait

Seri Warna Sari Kehidupan Bersama Allah – Part 25

Seri Warna Sari Kehidupan Bersama Allah – Part 25

Hari 25 Jubah Kesulungan (5) Cara untuk memperoleh anugerah Jubah Kesulungan berikutnya adalah : 2.Mendapatkan impartasi dari orang lain. Kita bisa baca di Kejadian 27:1-46 disitu diceritakan bahwa Yakub menipu Ishak. Sebelum kejadian 27 Esau sudah menjual hak...

Seri Warna Sari Kehidupan Bersama Allah – Part 18

Seri Warna Sari Kehidupan Bersama Allah – Part 18

Hari 18 Mengapa kita perlu Roh Tuhan dalam hidup kita? Kejadian 1:1-4 => Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi. Bumi belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya, dan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air. Berfirmanlah Allah:...

Seri Warna Sari Kehidupan Bersama Allah – Part 16

Seri Warna Sari Kehidupan Bersama Allah – Part 16

Hari 16 Perang Rohani (3) bagian terakhir. Struktur Alam Roh. Kita mesti serius dengan apa yang Tuhan kehendaki, kita harus kerjakan juga dengan penuh tanggung jawab dan kesungguhan. Ini menyangkut banyak hal. Adam melakukan satu tindakan, ia melanggar yang Tuhan...

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *