Hari 3
Proses “DIPULIHKAN” menurut cara Allah.
Lukas 17:14-15 (TB)
Lalu Ia memandang mereka dan berkata: “Pergilah, perlihatkanlah dirimu kepada imam-imam.” Dan sementara mereka di tengah jalan mereka menjadi tahir.
Seorang dari mereka, ketika melihat bahwa ia telah sembuh, kembali sambil memuliakan Allah dengan suara nyaring,
Bagaimana proses pemulihan melalui kesembuhan dan tujuannya diberikan, didemonstrasikan oleh Tuhan Yesus saat menyembuhkan 10 orang kusta. Kusta adalah penyakit menakutkan pada zaman Yesus karena menyebabkan koreng yang buruk dan sangat menular.
Pertama, Allah mentahirkan, ay 14, tahir = katharizo yang berarti membersihkan/ mentahirkan. Dalam arti fisik ini berarti membersihkan sistem darah. Alkitab menjelaskan bahwa didalam darahlah nyawa makhluk itu ada. Sehingga secara rohani, dibersihkan nyawa adalah yang harus dilakukan pertama, yaitu melenyapkan polusi (dosa) dan rasa bersalah akibat dosa.
Jadi langkah pertama kesembuhan bukan memperbaharui kulit, tetapi jauh lebih dalam dan mendasar, yaitu membersihkan nyawa dari dosa dan kenajisan. Dengan membersihan sistem darah dalam tubuh.
Kedua, ay 15 kata sembuh = idomai yang berarti memulihkan kesehatan tubuh. Ini mengindikasikan bahwa gejala2 fisik penyakitnya sudah hilang. Begitu darah (nyawa) dibersihkan dari segala kotorannya, kesehatan daging dapat dipulihkan.
Ketiga, dalam kisah ini salah satu orang kusta itu kembali pada Yesus bersujud di kaki mengucap syukur kepada-Nya. Pemulihan kesehatan total melibatkan dipulihkannya hubungan dengan Allah disertai tanda2 sukacita, dan kedamaian batin. Dari 10 orang, hanya 1 orang Samaria yang kembali masuk kelangkah terpentingnya, karena tanpa mengutamakan menjaga persekutuan dengan Allah, yang diperoleh hanyalah kesembuhan fisik saja. Inilah yang terjadi pada dunia saat ini juga dari 10 orang yang dijamah Tuhan, 9 orang merasa cukup dengan berkat dan anugerah-Nya dan hanya 1 orang dan itu orang Samaria yang meneruskan perjalanan imannya melekat pada Allah.
Karenanya Tuhan Yesus memuji orang ini dan berkata, berdirilah dan pergilah, imanmu telah menyelematkan mu.
Saudaraku terkasih, hampir 90 persen orang sakit disebabkan stres dan penyakit2 utama yang ada saat ini adalah penyakit degeneratif, yaitu sakit yang disebabkan tidak terjadi proses regenerasi dalam sel dengan sempurna yang disebabkan dosa dan akibat dosa. Saudaraku, begitu jahatnya dosa merusak banyak hal dalam kehidupan ini, tetapi manusia sering tidak tahu bagaimana melepaskannya dan bagaimana cara Tuhan menyempurnakan kehidupan kita kembali.
Firman pagi ini biarlah memberikan gambaran urutan prosesnya. Benar semua harus diawali dengan perjumpaan dengan Kristus, tetapi selalu dimulai membersihkan dosa dan kerusakan yang disebabkan olehnya, baru kesembuhan fisik dan harus diteruskan dengan pemulihan hubungan dengan Allah secara pribadi. Dan langkah ketiga inilah kunci tercapainya pemulihan kesehatan dan kehidupan yang total. Dan itu membutuhkan perjuangan setiap hari dengan menjaga hati kita agar terus melekat, terpesona dan mencintai hanya Tuhan saja bukan hanya berkat-Nya dan anugerah-Nya saja. Tetapi meraih kecintaanNya, yang begitu merindukan kita untuk selalu dekat dan bersama-Nya setiap waktu. Dalam persekutuan dan kemelekatan kepada Allah ini, maka segala kemarahan, rasa bersalah, nafsu, kepahitan, ketamakan, ketakutan, irihati digantikan dengan 49 karakter Kristus.
Sehingga kita akan dipulihkan mewujudkan Kristus hadir kembali didalam dan mengalir melalui perilaku kita, mendatangkan kasih dan kehidupan bagi sesama dan semesta. Karena untuk itulah kita diciptakan di bumi ini.
Tuhan Yesus memberkati.
hkw
0 Comments