Buku Renungan Harian CG Bagian 8 – Part 133

by | Jan 30, 2024 | 0 comments

Tiada dasar hubungan yang lain kecuali KASIH kepada Allah.

Matius 22:37-38 (TB)

Jawab Yesus kepadanya: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. 

Itulah hukum yang terutama dan yang pertama.

Sebagaimana Allah menunjukkan Kasih-Nya saat penciptaan, saat membebaskan Israel dari perbudakan Mesir, demikian saat Kristus mengorbankan diri-Nya bagi keselamatan kita.

Kristus memperkenalkan kembali pada KASIH yang adalah ALLAH sendiri, dan satu2nya dasar hubungan kita dengan Allah. Kasih itu menuntut kesetiaan dan tidak ada yang lain di hati, jiwa dan pikiran kita kecuali Allah.

Sebagaimana kita tidak mau diduakan demikian pula Allah. Kasihnya yang begitu total, telah diberikan pada kita, Kristus mati bagi kita, bahkan Roh Kudus-Nya tinggal didalam diri kita saat ini.

Kristus menegaskan tentang dasar hubungan ini, karena jika hati kita, jiwa dan pikiran semuanya hanya berisi hanya kasih kepada Allah, maka setiap perkataan, perbuatan kita pada diri, sesama dan semesta hanyalah perwujudan kasih itu. Tidak ada kemarahan, kejengkelan, ketakutan lagi, yang ada hanyalah kelegaan, syukur dan sukacita saat kita hanya memiliki Allah dan hanya kepada Allah hidup kita tertuju.

Yang paling mendukakan hati Tuhan adalah saat kita melekat, memuja, dan mengejar2 yang lain selain Tuhan. Standar hidup kita bukan lagi apa yang menyenangkan Allah, tapi apa yang menyenangkan diri sendiri atau standar dunia. Hidup kita diarahkan untuk kesenangan diri dan penilaian manusia.

Manusia yang mendua hati adalah kekejian bagi Allah, sebagaimana kejatuhan Salomo saat mulai ikut menyembah dewa2 lain bersama istri2nya. Demikian hanya kemunafikan, yang menjijikan Allah saat kita hidup mengutamakan yang bukan Allah. Kita lebih takut kehilangan harga diri, mudah tersinggung atau bahkan apapun kita lakukan untuk mendapatkan kekayaan meski harus mencuri dan korupsi demi status dunia.

Tanpa KASIH kita sudah melanggar yang utama dan pertama, dasar hubungan dengan Allah. Dan hanya dengan KASIH maka kita tidak akan berbuat dosa kepada Allah dan sesama bahkan semesta. Hanya KASIH satu2nya dasar kehidupan yang akan menjaga hidup kita berkenan pada Allah. Hanya KASIH yang bisa melekatkan kita pada SANG KASIH yaitu Allah sendiri.

Jadi saudaraku, kalau kita tidak memiliki kasih dan mewujudkan kasih, maka sesungguhnya kita sedang berada diluar Allah. Renungkanlah, dan kembalilah segera bila saat ini kita tidak lagi mengasihi Allah tetapi mengejar cinta dunia.

Tetap sehat dan semangat, Tuhan Yesus memberkati.

hkw

Artikel Terkait

Buku Renungan Harian CG Bagian 8 – Part 145

Buku Renungan Harian CG Bagian 8 – Part 145

Pilihan-Pilihan Kecil Yang Membawa Damai Fil 1:1-11 Ay 1-2 Kita harus sadar bahwa kita adalah hamba Kristus, baik waktu ada orang yg melihat ataupun tidak. Pilihan2 yg kita buat setiap hari itu memperlihatkan kita ini sebenarnya hambanya Tuhan atau hamba dosa –...

Buku Renungan Harian CG Bagian 8 – Part 144

Buku Renungan Harian CG Bagian 8 – Part 144

Ada rencana mulia Sang Pencipta bagi setiap ciptaan-Nya. Amsal 19:21 (TB)  Banyaklah rancangan di hati manusia, tetapi keputusan TUHANlah yang terlaksana.  Zaman akhir ini ditandai dengan pemberontak manusia atas ketentuan dan ketetapan Allah. Manusia mau...

Buku Renungan Harian CG Bagian 8 – Part 143

Buku Renungan Harian CG Bagian 8 – Part 143

Satu hati dan satu tingkah langkah. Yeremia 32:39 (TB)   Aku akan memberi mereka satu hati dan satu tingkah langkah, sehingga mereka takut kepada-Ku sepanjang masa untuk kebaikan mereka dan anak-anak mereka yang datang kemudian. Ketika berada dalam...

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *