Dipisahkan, dikhususkan untuk kudus menjadi milik Allah.
Imamat 20:26 (TB)
Kuduslah kamu bagi-Ku, sebab Aku ini, TUHAN, kudus dan Aku telah memisahkan kamu dari bangsa-bangsa lain, supaya kamu menjadi milik-Ku.
Dipisahkan dari dunia bukan untuk kesepian, atau menjadi yatim piatu, tetapi menjadi milik Allah dan bersatu-manunggal dengan Allah menjadi kudus.
Panggilan yang sangat mulia itu diberikan pada kita umat Allah. Kita dipilih, dipisahkan dan dikhususkan menjadi anak-anak kekasihNya. Kepada kitalah warisan berkat di bumi dan di sorga disediakan. Dan terbuka kesempatan untuk bersekutu dengan Allah, menikmati kekudusan Nya dan menjadi kudus sama seperti Allah yang kudus.
Bukankah Roh Kudus telah tinggal selamanya bersama kita dalam hati kita ? Tidakkah itu cukup menjadi meterai yang mengikat hubungan kita dengan Allah ? Dan tugas kita adalah terus melekat pada Allah agar kita sempurna dalam kekudusan, bukan hanya kudus dalam roh tetapi juga dalam pikiran, perasaan dan kehendak yang mengalir dan mewujud dalam perkataan, perbuatan serta kesehatan dalam tubuh kita.
Janji Tuhan berkatNya dan kesehatanNya menjadi bagian kita, kita akan berumur suntuk dengan tetap sehat guna menggenapi semua rancangan dan tugas dari Allah sampai tuntas saat kita di bumi ini. Hingga ketika pulang, kita akan membawa berkas2 buah pertobatan yang berisi dan menyenangkan hati Bapa.
Saudaraku, kita memang telah dipisahkan dari dunia. Bukan untuk sendirian tetapi untuk membangun persaudaraan yang kudus dan murni bersama dengan saudara kita seiman dalam CG Senior. Disinilah kita dipanggil untuk saling meneguhkan dan menguatkan, menjaga dan mendorong agar terus hidup kudus dan mengembangkan diri melalui pelayanan. Hingga kemuliaan Allah, kekudusan Bapa terpancar dalam diri kita, membawa jiwa2 ke sorga dan mendatangkan damai sejahtera di bumi.
Tetap teguh dan semangat dalam pemuridan dan saling menolong senantiasa.
Tuhan Yesus memberkati.
hkw
0 Comments